STADIUM GENERAL DAMNAS PC IMM MAGELANG HADIRKAN KYAI CEPU DAN SEKRETARIS UMUM DPD IMM DIY

STADIUM GENERAL DAMNAS PC IMM MAGELANG HADIRKAN KYAI CEPU DAN SEKRETARIS UMUM DPD IMM DIY

Pada hari Rabu, 30 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan Opening Ceremony Stadium General Darul Arqom Madya Nasional (DAMNAS) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Magelang. Kegiatan ini bertempat di Auditorium Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), dan mengusung tema besar: “Gerakan Intelektual Profetik dalam Merespon Isu-Isu Sosial di Era Disrupsi.”

Acara dimulai dengan sesi pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat, ditandai dengan sambutan dari PC IMM Magelang selaku penyelenggara. Sesi pembukaan juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan tamu undangan yang menunjukkan kuatnya sinergi antar elemen persyarikatan Muhammadiyah dan ortom-nya. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang, Ketua PDM Kota Magelang, Rektor UNIMMA, perwakilan dari Pimpinan Daerah Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Kota Magelang, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten dan Kota Magelang, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Magelang, serta sejumlah tokoh fokal IMM dan pimpinan cabang IMM dari berbagai daerah.

Kegiatan Stadium General diawali dengan penyampaian materi pertama oleh Kyai Cepu (Kusen, S.Ag., M.A., Ph.D.), yang merupakan anggota Instruktur Nasional MPKSDI Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sebelum memulai pemaparan materinya, beliau membacakan tiga puisi dengan sangat mendalam, yang mampu menggugah jiwa dan menyalakan semangat peserta untuk merenungi kembali hakikat perjuangan intelektual yang bersifat profetik. Puisi-puisi tersebut tidak hanya memperkaya suasana spiritual, tetapi juga menyelaraskan peserta dengan tema besar yang diangkat dalam kegiatan ini.

Dalam sesi materinya, Kyai Cepu membahas asbabul wurud ilmu sosial-politik dengan pendekatan filsafat dan teologi Islam. Ia mengangkat pemikiran Kuntowijoyo, tokoh sentral dalam wacana ilmu sosial profetik di Indonesia. Dalam pandangan beliau, manusia dalam perspektif modern mengalami tantangan serius akibat antroposentrisme dan dehumanisasi. Sementara itu, dalam pandangan Islam, manusia diposisikan secara utuh dan integral tdak panteologis, tidak dikotomis, serta mengedepankan nilai humanisme teosentris.

Lebih lanjut, Kyai Cepu menjelaskan definisi ilmu sosial profetik sebagai trajectory atau lintasan perubahan sosial yang berpijak pada nilai-nilai ilahiah. Ia merujuk pada Q.S. Ali Imran ayat 110 sebagai dasar konseptual, yang menekankan peran umat Islam sebagai ummatan wasathan yang menyeru pada kebaikan. Konsep ini kemudian diwujudkan dalam tiga agenda besar perubahan sosial: humanisasi, emansipasi, dan liberasi.

Setelah penyampaian materi pertama yang disambut antusias oleh peserta, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi kedua oleh Rivandy Azhari Ali Harahap, yang menjabat sebagai Sekretaris Umum DPD IMM DIY. Dalam pemaparannya, Rivandy membahas lebih dalam mengenai konsep Gerakan Intelektual Profetik, sebagai suatu gerakan keilmuan yang berbasis pada nilai-nilai kenabian: Humanisasi, Liberasi, dan Transendensi. Ia menjelaskan bagaimana nilai-nilai ini tidak hanya menjadi bingkai ideal, tetapi juga harus diwujudkan dalam praksis sosial oleh kader-kader IMM di tengah tantangan era disrupsi.

Rivandy juga mengulas tokoh-tokoh pemikir profetik seperti Muhammad Iqbal dan Kuntowijoyo, yang keduanya menyampaikan pentingnya keterlibatan kaum intelektual dalam proyek peradaban yang berlandaskan nilai-nilai spiritual. Dalam paparannya, Rivandy menekankan tiga pokok pikiran utama yang menjadi ciri khas gerakan intelektual profetik, yaitu:

  1. Ilmu Amaliah – ilmu pengetahuan yang dipraktikkan dan membumi dalam kehidupa nyata,
  2. Amal Ilmiah – tindakan yang senantiasa berbasis pada nalar dan kajian keilmuan, serta
  3. Kehadiran di Tengah Umat – peran aktif kader IMM sebagai pelayan dan pelaku perubahan sosial di masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta Darul Arqom Madya Nasional PC IMM Magelang yang berasal dari berbagai daerah, dan berlangsung dalam suasana intelektual yang intens dan dialogis. Diskusi dan refleksi berlangsung secara mendalam, terutama dalam sesi tanya jawab yang diadakan menjelang penutupan acara. Peserta dengan aktif mengajukan pertanyaan dan tanggapan atas materi yang disampaikan, menunjukkan semangat kritis dan progresif yang menjadi identitas gerakan IMM.

Acara kemudian ditutup secara resmi dengan ungkapan terima kasih dari panitia pelaksana dan doa penutup. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta DAMNAS PC IMM Magelang dapat membawa semangat gerakan intelektual profetik ke dalam setiap lini perjuangan sosial dan dakwah keumatan, khususnya dalam menghadapi tantangan zaman di era disrupsi yang semakin kompleks.

Magelang, 30 Juli 2025

Pimpinan Cabang IMM Magelang

Previous MUSYCAB IMM KULON PROGO KE-XIV MENGUSUNG TEMA: “REGENERASI KADER PROGRESIF YANG UNGGUL DALAM SPIRITUAL, INTELEKTUAL, DAN SOSIAL.”

Ikuti kami di

Jl. Gedongkuning No.130B, Kotagede, D.I. Yogyakarta, 55171

IT DPD IMM DIY © 2024.